Minggu, 08 Oktober 2017

#SIP SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI Tugas 1



1.    PENGERTIAN SISTEM DAN INFORMASI

a.    Pengertian sistem menurut para ahli
Menurut Gaol (2008) sistem dapat diartikan sebagai hubungan antara unit yang satu dengan unit lainnya yang saling berhubungan satu sama lain dan yang tidak dapat dipisahkan serta menuju satu kesatuan dalam rangka untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Pengertian sistem menurut Marimin, Tanjung dan Prabowo (2016) sistem adalah kesatuan usaha yang terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lain yang berusaha mencapai suatu tujuan dalam suatu lingkungan kompleks.
Menurut Indrajit (2001) sistem adalah kumpulan – kumpulan dari komponen – komponen yang memiliki unsur keterkaitan antar satu dengan yang lainnya.
Dari beberapa pengertian yang telah diuraikan diatas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah kesatuan usaha yang terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan atara unit satu dengan unit lainnya dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

b.   Pengertian Informasi Menurut Para Ahli 

Menurut Khristianto, Supriyanto, dan Wahyuni (2015) informasi berarti data yang telah dibentuk ke dalam suatu format yang mempunyai arti dan berguna bagi manusia.
          Menurut Amsyah (2005) informasi  adalah data yang sudah diolah, dibentuk, atau dimanipulasi sesuai dengan keperluan tertentu.
          Menurut Kursini dan Koniyo (2007) Informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna, yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendukung sumber informasi.
Dari beberapa pengertian yang telah diuraikan diatas dapat disimpulkan bahwa informasi adalah data yang telah dibentuk ke dalam suatu format yang mempunyai arti sesuai dengan keperluan tertentu yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini.
 2. PENGERTIAN SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI



a.    Pengertian dari sistem informasi menurut para ahli
          Menurut Khristianto, Supriyanto, dan Wahyuni (2015) suatu sistem informasi dapat didefinisikan secara teknis sebagai satuan komponen yang saling berhubungan yang mengumpulkan (atau mendapatkan kembali), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan kendali dalam suatu organisasi.
Menurut Jeperson (2014) Sistem informasi adalah sistem dengan komponen – komponen yang bekerja untuk mengolah data menjadi sebuah informasi.
          Menurut Rahmat (dalam Djahir dan Pratita, 2014) sistem informasi merupakan kegiatan atau aktivitas yang melibatkan serangkaian proses, berisi informasi-informasi yang digunakan untuk mencapai tujuan.
Dari beberapa pengertian yang telah diuraikan diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah suatu sistem dengan komponen-komponen yang bekerja untuk mengolah data dan mendistibusikan informasi untuk mencapai suatu tujuan.

b.    Pengertian psikologi menurut para ahli


Menurut Supratman dan Mahadian (2016) psikologi adalah tentang ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungannya dengan dengan lingkungan dimana dia tengah berada.
Menurut Wade dan Tavris (2008) Psikologi adalah sebuah displin ilmu yang berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental serta cara perilaku dan berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.
Menurut Plotnik (2005) psikologi adalah ilmu tentang studi yang sistematis dan ilmiah tentang perilaku dan proses mental.
Dari beberapa pengertian yang telah diuraikan diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dan berbagai proses mental yang dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.
Berdasarkan dari pengertian yang telah diuraikan diatas maka sistem informasi psikologi adalah suatu sistem dengan komponen-komponen yang bekerja untuk mengolah data dan mendistibusikan informasi untuk mencapai suatu tujuan proses mental yang dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.
3.    Pengertian Arsitektur Komputer

Menurut Stailling (2010) Arsitektur komputer mengacu pada atribut sistem yang terlihat oleh programmer atau, dengan kata lain, atribut yang memiliki impor langsung pada eksekusi logis dari sebuah program.
Menurut Suryana (2012) Arsitektur komputer adalah cara dimana sebuah sistem yang terdiri dari network, hardware dan software distrukturkan. Arsitektur pada dasarnya menceritakan bagaimana bentuk konstruksi sebuah sistem, bagaimana setiap komponen sistem disusun, dan bagaimana semua aturan dan interface (penghubung sistem) digunakan untuk mengintegrasikan seluruh komponen yang ada tersebut. Arsitektur juga mendefinisikan fungsi, deskripsi dari format data dan prosedur yang digunakan komunikasi diantara setiap node dan workstation.
Menurut McLeod dan Schell (2008) Ketika seseorang memikirkan komputer, mereka sering kali memikirkan sekumpulan prosesor komputer dan alat-alat input dan output. Komputer mainframe terbesar dan personal computer di meja anda memiliki arsitektur aplikasi menjalankan tugas-tugas bagi pengguna, seperti pemgolah kata, melakukan perhitungan di spreadsheet, memanipulasi informasi melalui basis data dan banyak lagi.
Dari pengertian yang telah diuraikan diatas arsitektur komputer adalah mengacu pada atribut sistem yang terdiri dari network,hardware, dan software distrukturkan.

4.    Pengertian Struktur Kognisi Manusia

Menurut Spector, Merrill, Merrienboer, dan Driscoll (2008) kognisi manusia telah terlibat dalam hal mengasimilasi, memproses, dan menggunakan informasi untuk mengarahkan tindakan manusia. Ini merupakan contoh dari sistem pengolahan informasi di alam yang merupakan kelas sistem pengolahan informasi yang bisa ditemukan secara alami.
Menurut Tomasello dan Call (1997) struktur kognisi manusia adalah bentuk khusus dari kognisi primata pada beberapa cara. Mereka telah mencoba untuk menguranginya ke satu cara dan perputarannya, hasil akhirnya adalah bahwa kognisi primata beralih dari usaha individu ke usaha budaya (kolektif sosial).
Menurut Phillips (2014) teori beban kognitif menggunakan pengetahuan tentang arsitektur kognitif manusia untuk menghasilkan prosedur pembelajaran. Pada gilirannya, struktur arsitektur kognitif manusia didasarkan pada prinsip biologis dan evolusioner.
Dari pengertian yang telah diuraikan diatas bahwa struktur kognisi manusia adalah struktur kognisi pada manusia yang di gunakan untuk mengarahkan tindakan manusia dan menghasilkan prosedur pembelajaran.

5.    Kaitan antara Arsitektur Komputer dan Struktur Kognisi Manusia
Kaitannya itu ada karena struktur kognisi pada manusia yang di gunakan untuk mengarahkan tindakan manusia dan menghasilkan prosedur pembelajaran sehingga mengacu pada atribut sistem yang terdiri dari network,hardware, dan software distrukturkan.

6.    Kelemahan dan kelebihan dari arsitektur komputer bila dibandingkan dengan struktur kognisi manusia.
a.    Kelebihan dari Arsitektur Komputer Dibandingkan dengan Struktur Kognisi Manusia
1. Kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS (Giga Operations Per Second)
2. Dapat menghemat waktu lebih banyak karena arsitektur komputer dapat mengerjakan suatu tugas dengan sangat cepat.
3. Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user)
b.   Kelemahan dari Arsitektur Komputer Dibandingkan dengan Struktur Kognisi Manusia
1. Membutuhkan daya listrik yang sangat besar
2. Dalam pengeoperasiannya, arsitektur komputer hanya berdasarkan pada aturan-aturan yang telah dibuat dan tidak melalui emosi seperti manusia.
3. Arsitektur komputer membutuhkan biaya yang cukup mahal untuk memilikinya karena arsitektur komputer merupakan sebuah mesin yang dibuat oleh manusia.

Daftar Pustaka


Amsyah, Z. (2005). Manajemen Sistem Informasi. Jakarta : Gramedia pustaka utama.
Djahir, Y. & Pratita, D. (2014). Bahan ajar sistem informasi manajemen. Yogyakarta:
            Deepublish.
Gaol, C. J. L. (2008). Sistem informasi manajemen: Pemahaman dan aplikasi. Jakarta:
            Grasindo.
Indrajit. (2001).Analisis dan Perancangan Sistem Berorientasi Object. Bandung :Informatika.
Jeperson, H. (2014). Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta : Deepublish.
Khristianto, W., Supriyanto, T. & Wahyuni, S. (2015). Sistem informasi manajemen:
            Pendekatan sosioteknik. Jember: Penerbitan UNEJ.
Kursini., & Koniyo, A. (2007). Tuntutan praktis membangun sistem informasi akuntansi
            dengan visual basic dan microsoft SQL server. Yogyakarta: STMIK AMIKOM.
 Marimin., Tanjung, H., & Prabowo, H. (2006). Sistem informasi        manajemen   SDM.
            Jakarta: Grasindo. 
Mcleod, Raymond,. & Schell, George p. (2008). Sistem Informasi Manajemen (ed.10).
            Jakarta : Salemba Empat.
Phillips, D. C. (2014). Encyclopedia of educational theory and philosophy. USA: Sage
            Publications, Inc.
Plotnik, R. (2005). Introduction Of Pyschology f Edition. Australia : Thomson & Wadworth.
Spector, J.M., Merrill, M. D., Merrienboer, J. V. & Driscoll, M. P. (2008). Handbook of research on educational communications and technology, third edition. New York: Lawrence Erlbaum Associates.
Stailings, W. (2010). Computer organization and architecture: designing for London: Perason Education Ltd.
Supratman, L. P. & Mahadian, A. B. (2016). Psikologi komunikasi. Yogyakarta: Deepublish.
Suryana, T. (2012). Perancangan Arsitektur Teknologi Informasi Dengan        Pendekatan Enterprise Architecture Planning. 10(2), 223-236.
Tomasello, M. & Call, J. (1997). Primate cognition. New York: Oxford University Press, Inc.
Wade, C. & Tavris, C. (2008). Psikologi edisi ke-9 jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.



Nama : Neneng Komariah
kelas : 4pa04
npm : 17514891

0 komentar:

Posting Komentar

 

Hello, this is my blog Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang