Jumat, 19 Juni 2015

tugas softskill DOSEN IBU KLARA INATA

SOFTSKILL " ANALISIS 3 ARTIKEL PSIKOLOGI''
1.Ibu Bekerja & Dampaknya bagi Perkembangan Anak .
             Salah satu dampak krisis moneter adalah bertambahnya kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi karena semakin mahalnya harga-harga. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut salah satu caranya adalah menambah penghasilan keluarga .Akhirnya kalau biasanya hanya ayah yang bekerja sekarang ibupun ikut bekerja.
            Ibu yang ikut bekerja mempunyai banyak pilihan. Ada ibu yang memilih bekerja di rumah dan ada ibu yang memilih bekerja di luar rumah. Jika ibu memilih bekerja di luar rumah maka ibu harus pandai-pandai mengatur waktu untuk keluarga karena pada hakekatnya seorang ibu mempunyai tugas utama yaitu mengatur urusan rumah tangga termasuk mengawasi, mengatur dan membimbing anak-anak. Apalagi jika ibu mempunyai anak yang masih kecil atau balita maka seorang ibu harus tahu betul bagaimana mengatur waktu dengan bijaksana. Seorang anak usia 0-5 tahun masih sangat tergantung dengan ibunya. Karena anak usia 0-5 tahun belum dapat melakukan tugas pribadinya seperti makan, mandi, belajar, dan sebagainya. Mereka masih perlu bantuan dari orang tua dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan tersebut. Bila anak itu dititipkan pada seorang pembantu maka orang tua atau khususnya ibu harus tahu betul bahwa pembantu tersebut mampu membimbing dan membantu anak-anak dalam melakukan pekerjaannya. Kalau pembantu ternyata tidak dapat melakukannya maka anak-anak yang akan menderita kerugian.
        Pembentukan kepribadian seorang anak dimulai ketika anak berusia 0-5 tahun. Anak akan belajar dari orang-orang dan lingkungan sekitarnya tentang hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang di sekitarnya. Anak yang berada di lingkungan orang-orang yang sering marah, memukul, dan melakukan tindakan kekerasan lainnya, anak tersebut juga akan bertumbuh menjadi pribadi yang keras. Untuk itu ibu atau orang tua harus bijaksana dalam menitipkan anak sewaktu orang tua bekerja.
         
Kadang-kadang hanya karena lingkungan yang kurang mendukung sewaktu anak masih kecil akan mengakibatkan dampak yang negatif bagi pertumbuhan kepribadian anak pada usia selanjutnya. Seperti kasus-kasus kenakalan remaja, keterlibatan anak dalam dunia narkoba, dan sebagainya bisa jadi karena pembentukan kepribadian di masa kanak-kanak yang tidak terbentuk dengan baik.
Untuk itu maka ibu yang bekerja di luar rumah harus bijaksana mengatur waktu. Bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga memang sangat mulia, tetapi tetap harus diingat bahwa tugas utama seorang ibu adalah mengatur rumah tangga. Ibu yang harus berangkat bekerja pagi hari dan pulang pada sore hari tetap harus meluangkan waktu untuk berkomunikasi, bercanda, memeriksa tugas-tugas sekolahnya meskipun ibu sangat capek setelah seharian bekerja di luar rumah. Tetapi pengorbanan tersebut akan menjadi suatu kebahagiaan jika melihat anak-anaknya bertumbuh menjadi pribadi yang kuat dan stabil.Sedangkan untuk ibu yang bekerja di dalam rumahpun tetap harus mampu mengatur waktu dengan bijaksana.
           Tetapi tugas tersebut tentunya bukan hanya tugas ibu saja tetapi ayah juga harus ikut menolong ibu untuk melakukan tugas-tugas rumah tangga sehingga keutuhan dan keharmonisan rumah tanggapun akan tetap terjaga dengan baik.
ANALISIS :
  • Mengapa artikel tentang “ibu bekerja dan dampak tehadaap perkembangan anak “ menjadi kreatif menurut kelompok kami ?
Karena ,saat ini banyak sekali ibu-ibu yang bekerja dan sering mengabaikan perkembangan anak-anak mereka sedangkan anak-anak sangat membutuhkan ibunya pada masa-masa perkembangan mereka , dan artikel ini bisa menjelaskan dampaknya bagi anak-anak mereka diharapkan kepada calon ibu atau yang telah menjadi ibu untuk mementingkan anak-anak mereka dibandingkan materi .
  • Bagaimana prospek jangka panjangnya,apakah akan bisa terus berkembang?
Prospek jangka panjang dari artikel ini sangat bagus dan bisa terus berkembang jika artikel ini di jalani secara serius sehingga tidak menjadi artikel yang hanya di baca lalu di tinggalkan , dengan cara mengadakan penyuluhan ,seminar , memasang iklan di media mengenai dampak yang akan terjadi apabila ibu sibuk bekerja tanpa memperhatikan anak-anak mereka.
  • Tantangan yang dihadapi untuk pengembangan produk /jasa untuk ditawarkan ?
Tantanganya adalah masalah kebutuhan akan materi /finansial yang tidak bisa di penuhi oleh laki-laki sebagai kepala rumah tangga yang memaksa ibu-ibu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka hingga anak-anak menjadi korban dan tantangan lainnya adalah gaya hidup para wanita modern yang menuntut mereka untuk memenuhi kebutuhan akan gaya hidup mereka dengan mencari uang sebanyak-banyaknya hingga mereka lupa bahwa ada anak mereka yang juga sangat membutuhkan mereka .
  1. Kenakalan remaja
          Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Masa kanak-kanak dan masa remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan emosi yang begitu cepat. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya, perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya, maupun trauma terhadap kondisi lingkungan, seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri, dan sebagainya.
       Mengatasi kenakalan remaja, berarti menata kembali emosi remaja yang tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan mereka rusak karena merasa ditolak oleh keluarga, orang tua, teman-teman, maupun lingkungannya sejak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja tersebut. Trauma-trauma dalam hidupnya harus diselesaikan, konflik-konflik psikologis yang menggantung harus diselesaikan, dan mereka harus diberi lingkungan yang berbeda dari lingkungan sebelumnya. Pertanyaannya : tugas siapa itu semua ? Orang tua-kah ? Sedangkan orang tua sudah terlalu pusing memikirkan masalah pekerjaan dan beban hidup lainnya. Saudaranya-kah ? Mereka juga punya masalah sendiri, bahkan mungkin mereka juga memiliki masalah yang sama. Pemerintah-kah ? Atau siapa ? Tidak gampang untuk menjawabnya. Tetapi, memberikan lingkungan yang baik sejak dini, disertai pemahaman akan perkembangan anak-anak kita dengan baik, akan banyak membantu mengurangi kenakalan remaja. Minimal tidak menambah jumlah kasus yang ada.
ANALISIS :
  • Mengapa artikel tentang “kenakalan remaja “ menjadi kreatif menurut kelompok kami ?
Artikel ini kreatif menurut kami karena memuat artikel yang berisi sebab dan akibat kenakalan remaja dari sudut pandang psikologi ,dalam artikel ini menjelaskan bahwa tidak semua nya kenakalan remaja ini murni kesalahan remaja itu sendiri .menjelaskan pentingnya lingkungan dan pola asuh terhadap anak agar tidak mengalami kenakalan remaja yang saat ini sangat banyak terjadi tidak hanya di indonesia saja bahkan di seluruh belahan dunia .dan artikel ini sangat bermanfaat bagi para orang tua dan remaja sekalipun .
  • Bagaimana prospek jangka panjangnya,apakah akan bisa terus berkembang?
Sama hal nya dengan artikel yang pertama ,artikel ini juga memiliki prospek yang sangat bagus dan menguntungkan untuk kedepannya karena para generasi-generasi penerus bangsa adalah para remaja dan anak-anak sekarang , bila meraka tidak menjadi remaja yang baik dan berguna bagi bangsa bagaimana nasib bangsa ini kedepannya?
  • Tantangan yang dihadapi untuk pengembangan produk /jasa untuk ditawarkan ?
Tantangan nya tentu saja para orang tua yang keras kepala yang tidak percaya akan hal seperti ini , mereka tetap pada prinsip mereka dalam mendidik anak-anak mereka yang kadang salah dan berakibat pada kenakalan remaja . dan tantangan lainnnya adalah kurangnya pengetahuan orang tua dalam mendidik anak dengan benar hingga tidak mempercayai akan apa yang telah di papar pada artikel diatas,dan para remaja kurang mendekatkan diri pada Tuhan yang Maha Esa .
3.Stres dan Penanggulangannya
       Hidup manusia ditandai oleh usaha-usaha pemenuhan kebutuhan, baik fisik, mental-emosional, material maupun spiritual. Bila kebutuhan dapat dipenuhi dengan baik, berarti tercapai keseimbangan dan kepuasan. Tetapi pada kenyataannya seringkali usaha pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut mendapat banyak rintangan dan hambatan.
     Tekanan-tekanan dan kesulitan-kesulitan hidup ini sering membawa manusia berada dalam keadaan stress. Stress dapat dialami oleh segala lapisan umur.
      Stress dapat bersifat fisik, biologis dan psikologis. Kuman-kuman penyakit yang menyerang tubuh manusia menimbulkan stress biologis yang menimbulkan berbagai reaksi pertahanan tubuh. Sedangkan stress psikologis dapat bersumber dari beberapa hal yang dapat menimbulkan gangguan rasa sejahtera dan keseimbangan hidup.
SUMBER STRESS
Sumber stress dapat digolongkan dalam bentuk-bentuk:
  1. Krisis
Krisis adalah perubahan/peristiwa yang timbul mendadak dan menggoncangkan keseimbangan seseorang diluar jangkauan daya penyesuaian sehari-hari. Misalnya: krisis di bidang usaha, hubungan keluarga dan sebagainya.
  1. Frutrasi
Frustrasi adaah kegagalan dalam usaha pemuasan kebutuhan-kebutuhan/dorongan naluri, sehingga timbul kekecewaan. Frutrasi timbul bila niat atau usaha seseorang terhalang oleh rintangan-rintangan (dari luar: kelaparan, kemarau, kematian, dan sebagainya dan dari dalam: lelah, cacat mental, rasa rendah diri dan sebagainya) yang menghambat kemajuan suatu cita-cita yang hendak dicapainya.
  1. Konflik
Konflik adalah pertentangan antara 2 keinginan/dorongan yaitu antara kekuatan dorongan naluri dan kekuatan yang mengenalikan dorongan-dorongan naluri tersebut.
  1. Tekanan
Stress dapat ditimbulkan tekanan yang berhubungan dengan tanggung jawab yang besar yang harus ditanggungnya. (Dari dalam diri sendiri: cita-cita, kepala keluarga, dan sebagainya dan dari luar: istri yang terlalu menuntut, orangtua yang menginginkan anaknya berprestasi).
AKIBAT STRESS
Akibat stress tergantung dari reaksi seseorang terhadap stress. Umumnya stress yang berlarut-larut menimbulkan perasaan cemas, takut, tertekan, kehilangan rasa aman, harga diri terancam, gelisah, keluar keringat dingin, jantung sering berdebar-debar, pusing, sulit atau suka makan dan sulit tidur). Kecemasan yang berat dan berlangsung lama akan menurunkan kemampuan dan efisiensi seseorang dalam menjalankan fungsi-fungsi hidupnya dan pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai macam gangguan jiwa.
REAKSI TERHADAP STRESS
Reaksi seseorang terhadap stress berbeda-beda tergantung dari:
1. Tingkat kedewasaan kepribadian
2. Pendidikan dan pengalaman hidup seseorang
Reaksi psikologis yang mungkin timbul dalam menghadapi stress:
1. menghadapi langsung dengan segala resikonya.
2. menarik diri dan tak tahu menahu tentang persoalan yang dihadapinya/lari dari kenyataan.
3. menggunakan mekanisme pertahanan diri.
PENANGGULANGAN STRESS
  • Mengenal dan menyadari sumber-sumber stress.
  • Membina kedewasaan kepribadian melalui pendidikan dan pengalaman hidup.
  • Mengembangan hidup sehat. Antara lain dengan cara: merasa cukup dengan apa yang dimilikinya, tidak tergesa-gesa ingin mencapai keinginannya, menyadari perbedaan antara keinginan dan kebutuhan, dan sebagian.
  • Mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk segala sesuatu yang terjadi dengan tetap beriman kepadaNYa.
  • Minta bimbingan kepada sahabat dekat, orang-orang yang lebih dewasa, psikolog, orang yang dewasa rohaninya, dan sebagainya).
  • Hindarkan sikap-sikap negatif antara lain: memberontak terhadap keadaan, sikap apatis, marah-marah. Hal-hal tersebut tidak menyelesaikan masalah tetapi justru membuka masalah baru.
ANALISIS :
  • Mengapa artikel tentang “stress dan penanggulangannya“ menjadi kreatif menurut kelompok kami ?
Yang menjadikan artikel ini menarik dan kreatif adalah artikel ini berisi hal yang sangat rentan terjadi pada manusia normal,masalah hidup sering sekali membuat seseorang kehilangan dirinya sendiri ,keputusasaan hingga menyebabkan orang bunuh diri karena tidak bisa menanggulangi stress /tekanan yang terjadi pada dirinya ,maka dari itu stress harus di tanggulangi dengan benar agar bisa diatasi dan tidak merugikan diri sendiri. didalam artikel ini telah di jelaskan sumber,dan cara menanggulangi stress .
  • Bagaimana prospek jangka panjangnya,apakah akan bisa terus berkembang?
Artikel ini sangat berguna bagi semua orang , karena hampir semua orang pernah mengalami stress baik itu stress ringan maupun yang berat sekalipun,adapun cara-cara yang telah di jelaskan diatas bisa kita coba untuk mengurangi stress yang kita alami ,hingga artikel ini sangat bermanfaat bagi semua pembacannya
  • Tantangan yang dihadapi untuk pengembangan produk /jasa untuk ditawarkan ?
Tantanganya adalah tidak semua orang bisa menyadari bahwa dirinya sedang stress hingga mengabaikan artikel-artikel yang berhubungan dengan stress ,dan tidak semua orang pula tahu penyebab stress mereka apa.
Tantangan lainnya adalah orang kadang salah mengartikan kata “stress” ,kebanyakan orang awam menganggapnya sebagai masalah ringan, hingga membuat mereka tidak tertarik untuk mendalami dan mempelajari gejala dan cara menanggulanginya ,padahal bila stress ini tidak di tanggulangi secara cepat dan benar bisa menyebabkan gangguan jiwa lainnya bahkan bisa menyebabkan kematian dan kecemasan yang berkepanjangan.

Nama Kelompok : Neneng Komariah,Ika Yulisa,Lia Mulidiawati,Zaura Zahra,Rosnida Amalia,Fina 
Kelas :1pa10 
NPM : 17514891

Minggu, 14 Juni 2015

Psikologi Umum 2 "Potensi Belajar Dan Berbahasa Pada Anak"

Potensi Belajar Dan Berbahasa Pada Anak


BAB 1

PENDAHULUAN



A.    Latar Belakang

 
Belajar adalah proses atau usaha yang dilakukan tiap individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku baik dalam bentuk pengetahuan, keterampilan maupun sikap dan nilai yang positif sebagai pengalaman untuk mendapatkan sejumlah kesan dari bahan yang telah dipelajari. Sedangkan bahasa diartikan sebagai sebuah sistem lambang, berupa bunyi, bersifat arbitrer, produktif, dinamis, beragam dan manusiawi. Kita sebagai makhluk hidup tentunya perlu yang namanya belajar dan berbahasa. Karena dengan belajar kita mendapatkan banyak pengetahuan dan dapat meningkatkan kualitas diri kita. Selain itu berbahasa juga sangat lah berpengaruh dalam kehidupan, karena dengan berbahasa kita bisa berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Dalam kehidupan sehari-hari, tanpa kita sadari baik langsung maupun tidak, dan merupakan hal yang tidak dapat kita hindari, bahwa dalam kehidupan manusia di muka bumi ini tidak terlepas dari hubungan antar makhluk hidup baik dengan makhluk hidup sejenis maupun dengan lingkungan sekitar yang disebut dengan istilah interaksi.

Dengan demikian, dapat kita ketahui bahwa manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan lingkungan hidupnya baik faktor biotik maupun faktor abiotik. Dengan kata lain manusia disebut dengan makhluk sosial (zoon politicon). Dalam hubungan antar individu atau makhluk hidup inilah, maka manusia membutuhkan media untuk untuk berkomunikasi antar yang satu dengan yang lainnya, dan media yang paling efektif dalam proses hubungan antar individu (interaksi) adalah Bahasa.

Dengan melihat pada pentingnya bahasa dalam kehidupan sosial manusia,  maka banyak para ilmuwan dan para ahli menjadikan bahasa sebagai studi karena mereka memerlukan bahasa sekurang-kurangnya sebagai alat bantu untuk mengomunikasikan berbagai hal dalam kehidupan sosialnya. Karena tanpa bahasa, komunikasi tidak akan dapat dilakukan dengan baik dan interaksi sosial pun tidak akan pernah terjadi. Siapapun tidak akan dapat mengekspresikan diri untuk menyampaikan sesuatu kepada orang lain.

Maka berangkat dari pemikiran itulah penulis tertarik untuk mengangkat judul “Perkembangan Bahasa Anak” dalam sebuah karya ilmiah.



B.     Perumusan Masalah
1.       Bagaimanakah proses perkembangan bahasa anak bisa berlangsung ?
2.      Apakah ada faktor-faktor tertentu yang mampengaruhi perkembangan bahasa anak ?

C.    Dasar Pemikiran
Bahasa sebagai alat yang sangat penting dan diperlukan oleh manusia untuk menjalankan aktivitas hidupnya selaku makhluk sosial yang memerlukan orang lain sebagai mitra berkomunikasi. Sehingga pada dasarnya setiap anak memiliki potensi untuk berbahasa, yang mana potensi kebahasaan itu akan tumbuh dan berkembang jika fungsi lingkungan diperankan dengan baik.
Dengan demikin, jelas bahwa dalam proses perkembangan bahasa lingkungan sekitar sangat berpengaruh, terutama lingkungan keluarga yang dalam hal ini memiliki peranan yang sangat penting. Perolehan bahasa, pertama kali akan terjadi ketika seorang anak mengenal bahasa di lingkungan keluarga. Bahasa yang dikenal dan dikuasai oleh anak yang berasal dari keluarga inilah yang merupakan titik awal perkembangan bahasa anak.
Selain lingkungan keluarga, perkembangan bahasa anak ini terkait dengan perkembangan kognitif, yang berarti faktor intelek sangat berpengaruh dalam proses perkembangan berbahasa. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa, perkembangan bahasa anak ialah meningkatnya kemampuan penguasaan alat untuk berkomunikasi, baik secara lisan, tulisan, maupun dengan tanda-tanda atau isyarat. Dengan kata lain penguasaan  alat komunikasi di sini di artikan sebagai upaya seseorang untuk dapat memahami dan dipahami oleh orang lain.                

BAB II
PEMBAHASAN

             A.    Proses Perkembangan Bahasa Anak
1.       Potensi Berbahasa Anak
Proses perkembangan bahasa anak tidak terlepas dari potensi yang sudah ada pada diri anak sejak ia di lahirkan. Yang mana potensi berbahasa individu ialah kemampuan yang masih terpendam yang dimiliki oleh setiap orang untuk menyampaikan informasi dalam berkomunikasi.
Chomsky dan Woolflok mengatakan bahwa anak dilahirkan ke dunia telah memiliki kapasitas berbahasa yang terus menerus mengalami perkembangan. Karena bahasa memiliki fungsi yang sangat signifikan bagi manusia diantaranya,   yaitu : Bahasa sebagai sarana pembangkit dan pembangun perhubungan yang mamperluas pikiran seseorang, sehingga kehidupan mental seorang individu menjadi bagian yang tak bisa terpisahkan dari kehidupan mental kelompok. Selain itu bahasa juga sebagai sarana untuk mempengaruhi kepribadian seseorang.
Bahkan menurut Deyster bahasa bagi manusia mamiliki tiga fungsi, yaitu :
1.      Bahasa sebagai alat untuk menyatakan isi jiwa seseorang.
2.      Bahasa sebagai perasaan (mempengaruhi orang lain).
3.      Bahasa sebagai alat untuk menyampaikan pendapat.
Begitu pentingnya suatu bahasa, maka sejalan dengan kehidupan sosial yang terus berkembang pesat, bahasa pun terus berkembang dengan pesat bahkan para ilmuwan memberikan perhatian khusus terhadap bahasa dengan cara menjadikan studi khusus terhadap bahasa.

2.      Lingkungan

Dalam proses perkembangan bahasa, meskipun anak sudah memiliki potensi untuk berbahasa, tetapi potensi itu tidak akan dapat tumbuh dan berkembang apabila tidak didukung oleh lingkungan. Jelas sekali dalam hal ini lingkungan merupakan faktor utama yang mendukung proses perkembangan bahasa anak. Ketika seorang anak dilahirkan, kemudian dia dibesarkan di dalam lingkungan sosial, berinteraksi dengan banyak orang maka potensi berbahasa anak akan tumbuh dan berkembang dengan baik sejalan ddengan bertambahnya usia anak.

Tetapi dalam kondisi tertentu, bila seorang anak dilahirkan, kemudian di besarkan oleh binatang tertentu dalam waktu yang cukup lama dan tidak pernah berinteraksi dengan manusia, maka dapat dipastikan potensi berbahasa anak akan hilang. Kasus penculikan bayi oleh orang utan yang pernah terjadi di Negara Uganda yang di beritakan oleh majalah intisati adalah data otentik dalam hal ini. Oleh karena itu, lingkungan secara signifikan mempengaruhi perkembangan potensi berbahasa anak.

3.      Perolehan Bahasa Anak

Selain potensi berbahasa dan limgkungan yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak, perolehan bahasa anak pun sangat berpengaruh dalam proses perkembangan bahasa anak. Berdasarkan tahap pemerolehannya, Chaer dan Agustina (2004 : 8) membagi perolehan bahasa anak menjadi dua macam, yaitu bahasa ibu (bahasa pertama) dan bahasa kedua (ketiga dan seterusnya). Yang di maksud dengan bahasa ibu atau bahasa pertama adalah satu system linguistik yang dipelajari pertama kali secara alamiah dari ibu atau keluarga yang memelihara seorang anak.

Bahasa ibu lazim juga disebut bahasa pertama, karena bahasa itulah yang pertama-tama dipelajari seorang anak. Kalau kemudian si anak mempelajari bahasa lain, yang bukan bahasa ibunya maka bahsa lain yang dipelajarinya itu disebut bahasa kedua. Andalkan si anak mempelajari bahasa yang lainnya lagi, maka bahasa yang terakhir dipelajari ini disebut bahasa ketiga. Begitu pula selanjutnya, ada kemungkinan si anak mempelajari bahasa ke empat, kelima dan seterusnya.

Dalam perkembanagan bahasa anak, bahasa kedua dan selanjutnya sering disebut bahasa asing. Disamping itu penamaan bahasa asing juga bersifat politis, yaitu bahasa yang digunakan oleh bangsa lain. Maka bahasa Malaysia, bahasa Arab, bahasa Inggris dan bahasa Cina adalah bahasa asing bagi bangsa Indonesia. Sebuah bahasa asing, bahasa yang bukan milik suatu bangsa (dalam arti kenegaraan) dapat menjadi bahasa kedua, kalau dipelajari setelah menguasai bahasa ibu. Bisa juga menjadi bahasa Negara kalau bahasa itu digunakan untuk menjalankan administrasi kenegaraan dan kegiatan kenegaraan lainnya. Sebuah bahasa asing dapat juga menjadi bahasa pertama bagi seorang anak kalau anak itu tercerabut dari bumi negaranya dan menggunakan bahasa itu sejak bayi.

           B.     Perkembangan Kemampuan Berbahasa Anak

             Perkembangan bahasa anak  pada dasarnya terbagi kedalam dua bagian, yaitu :

1.      Egocentric speech (terjadi ketika anak berbicra kepada dirinya sendiri/monolog). Egocentric speech ini berfngsi untuk mengembangkan kemampuan berpikir anak yang pada umumnya dilakukan oleh anak berusia 2-3 tahun.

2.      Socialized speech (terjadi ketika berlangsung kontak antara anak dengan temannya atau dengan lingkungannya). Perkembangan bahasa pada masa ini dibagi kedalam lima bentuk, yaitu:

a.       Adapted information (bertukar pikiran atau gagasan dan ada tujuan bersama yang dicari).

b.      Critism (penilaian anak terhadap ucapan atau tingkah laku orang lain).

c.       Command (perintah), threat (ancaman) dan Request (permintaan)

d.      Questions (petanyaan)

e.       Answer/jawaban, (Yusuf 2001)

Kemampuan berbahasa anak selalu mengalami perubahan dan perkembangan seiring dengan perkembangannya pada masa-masa tertentu. Dilihat dari segi pembagian fase perkembangan berbahasa yang di susun oleh Clara dan W. Stern, maka perkembangan pada masa bayi termasuk pada fase pertama yang meliputi stadium purwaka(meraban atau mengoceh), meniru suara atau bunyi yang di dengar walaupun tidak sempurna, dan stadium kalimat sepatah (pada akhir masa bayi, dia mengucapakan hanya satu kata saja tetapimaksudnya adalah satu kalimat yang mengandung permintaan). Dengan demikian perkembangan kemampuan berbahasa anak dapat dapat dilihat dari berbagai aspek, salasatu diantaranya yaitu faktor/aspek usia. Dengan demikian Agus Sujanto (1996: 26) membagi kemampuan perkembangan bahasa anak menjadi empat masa, yaitu:

1.      Masa Pertama (Umur 1,0-1,6)

Pada masa ini, kata-kata pertama yang di ucapakn oleh anak adalah kelanjutan dari meraban, yang didalamnya terdapat beberapa kata yang di ucapkan juga oleh anak dari bahasa apapun di dunia ini.

2.      Masa Kedua (Umur 1,6-2,0)

Pada masa ini, anak dengan kemampuannya, anak semakin banyak melihat sesuatu dan ingin mengetahui namanya. Oleh krena itu, ia selalu menanyakan nama di antara benda-benda yang kebetulan di temuinya.

3.      Masa Ketiga (Umur 2,0-2,6)

Pada masa ini, anak semakin tampak sempurna dalam menyusun kata-kata. Ia sudah menggunakan awalan dan akhiran, walaupun belum sempurna seperti yang di katakana orang dewasa.

4.      Masa Keempat (Umur 2,6 - Seterusnya)

Pada masa ini, rasa ingin tahu anak terhadap segala sesuatu semakin bertambah, sehingga pada masa ini anak sering bertanya. Kreativitas bertanya anak ini adalah suatu hal yang wajar dan harus kita tanggapi dengan penuh kearifan dan tidak boleh bersifat sinis, apalagi memarahinya. Dan semua itu tidak lain demi perkembangan pikiran dan memperkaya perbendaharaan bahasa anak.

Berdasarkan pandangan linguistic ada juga ahli psikologi yang mengklasifikasikan perkembangan bahasa anak sebagai berikut:

1.      Permulaan Bicara

Suara pertama yang dikeluarkan oleh anak adalah jerit tangis pada waktu di lahirkan. Tangis bukan suatu gejala yang berdiri sendiri, melainkan suatu tingkah laku refleks terhadap sesuatu karena di satu pihak menunjukan keadaan tidak nyaman. Menurut Van Ginneken, suara-suara yang dikeluarkan oleh anak adalah huruf-huruf vocal, dan tangis menurutnya terletak pada dasar vokalisasi.

2.      Kalimat Satu Kata dan Kalimat Dua Kata

Satu kata yang di ucapkan oleh anak harus dianggap sebagai satu kalimat penuh. Hal ini berarti anak dalam kalimat satu atau dua kata sudah mampu untuk menyampaikan maksudnya meskipun dengan alat sintaksis yang masih terbatas.

3.      Kalimat Tiga Kata

Dari kalimat dua kata berkembanglah lambat laun kalimat tiga kata yang dalam arti structural mula-mula masih mirip dengan kalimat dua kata.

Perubahan ini terjadi kurang lebih antara bulan ke-24 dan bulan ke-30. Meskipun mula-mula masih mirip dengan bentuk kalimat dua kata secara structural, namun segera terjadi diferensiasi dalam kelompok kata-kata yang di masukkan dalam klasifikasi baru. Dengan kata lain anak mengatur kembali kata-kata dalam bahasanya.



BAB III

PENUTUP

A.    Kesimpulan

Dari pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa proses perkembanagan bahasa anak dapat berlangsung dengan baik, apabila di dukung oleh beberapa faktor diataranya perolehan bahasa anak, keluarga, dan tidak kalah pentingnya yaitu faktor usia (umur anak). Selain itu ada juga faktor-faktor lain yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak,diantaranya yaitu:   

1.      Penguasaan bahasa anak berkembang menurut hokum alami (karena bakat, kodrat, dan ritme perkembangan yang alami) dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan;

2.      Kemajuan penguasaan bahasa oleh anak berlangsung sedikit demi sedikit dan perlahan-lahan sekali yang disebabkan oleh bunyi huruf mati yang sulit dilafalkan dengan tepat dan baik;

3.      Perkembangan bahasa pada anak didorong oleh hasrat ingin berkomunikasi dengan orang lain dan untuk memahami dunia sekitar, anak bercakap-cakap sambil melatih fungsi bicaranya;

4.      Besar kecilnya perbendaharaan bahasa anak sangat bergantung pada lingkungan sekitar, budaya, keluarga, dan sekolah.
Referensi 
 
http://www.darushshowab.org/2012/08/makalah-psikologi-belajar-perkembangan.html
http://banggaberbahasa.blogspot.com/2012/11/teori-belajar-bahasa.html

Nama : Neneng Komariah
Kelas : 1pa10
dosen : Awan Jeminy Putra
Npm : 17514891

Tugas softskill ANALISIS FILM DARI FUTURE LIFE ON THE EARTH



ANALISIS FILM DARI FUTURE LIFE ON THE EARTH

1.     Sling shot (water purifer ) Menjernihkan air dari segala sumber agar menjadi air bersih .

Alasan :
Air merupakan sumber kehidupan,dimana ada air di situlah adanya kehidupan , tapi bila air ini tidak bisa di pakai atau tidak layak pakai sama hal nya tidak ada air dan kehidupan pun bisa sulit atau bahkan tidak ada .
Yang kita ketahui saat ini di indonesia sumber air sudah banyak tidak layak pakai karena sudah tercemar oleh sampah ,limbah pabrik , limbah rumah tangga dll ,terutama di kota-kota besar seperti jakarta . jadi alat ini akan sangat bermanfaat untuk orang banyak dan sangat memungkinkan bisa di terapkan di indonesia bila di lihat dari kondisi indonesia yang sekarang sungai-sungai dan sumber mata air sudah banyak yang tercemar.
Agar alat ini bisa di terapkan dan di kembangkan di indonesia tentu saja membutuhkan  dukungan dari semua pihak ,baik pemerintah maupun rakyatnya ,supaya bisa di terapkan sesuai fungsinya dengan cara di adakannya penyuluhan dan sosialisasi kepada rakya agar tidak salah guna dan dapat bermanfaat bagi kita semua .
Adapun kedala yang mungkin di hadapi pada pelaksaan untuk di terapkannya alat ini di indonesia adalah kurangnya dukungan dari pemerintah atau masalah penggalangan dana yang mungkin akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk alat ini  di tempatkan di semua daerah di indonesia . tetapi kendala tersebut bisa  kita lewati bila pemerintah mau mendukung secara jujur dan adil  serta rakyat pun mau bekerja sama dengan pemerintah .


2.  Foot power         alat yang bisa menghasil energi listrik dari jejak kaki /berjalan .

Alasan :
Alat ini menurut kami juga bisa sangat bermanfaat bila di terapkan di indonesia , pasalnya bila energi listrik bisa di hasilkan dari jejak kaki seseorang maka alat ini bisa di letakkan di pusat perbalanjaan , dan tempat yang ramai di lewati orang lainnya , logika nya adalah semakin banyak orang yang meninggalkan jejak kaki mereka di atas alat ini akan semakin banyak pula energi listrik yang di hasilkan , dengan alat ini kita bisa menyalakan lampu-lampu jalan hanya dengan alat ini , sehingga bisa menghemat energi , bayangkan jika sebagian besar lampu jalan di nyalakan dengan alat ini ,maka akan semakin besar kita bisa hemat energi .lampu jalan berguna  untuk menerangi jalan dan membantu para pengguna jalan tidak hanya para pengemudi saja para pejalan kaki juga ,lampu jalan tidak hanya berfungsi untuk menerangi jalanan saja tapi menguragi tindak kriminal yang sering terjadi di jalan-jalan yang gelap dan sepi . alat ini tidak hanya bisa di gunakan untuk lampu jalan saja tetapi alat elektronik atau alat-alat yang membantu kerja manusia yang menggunakan energi listrik juga bisa di gunakan dengan bantuan alat ini . menurut kami alat ini juga mungkin bisa di terapkan di indonesia , mengingat banyak sekali pusat-pusat perbelanjaan dan pusat-pusat keramaian yang bisa di gunakan untuk menempatkan alat ini terutama di pusat kota  , serta banyaknya kebutuhan akan energi listrik saat ini ,maka bila alat ini bisa di terapkan di indonesia akan sangat bermanfaat . tentu saja untuk bisa di terapkannya alat ini di indonesia pasti butuh dukungan pemerintah dan kerja sama rakyat baik secara finansial atau non finansial lainnya .

3.  Anti Aging         anti penuaan
Fungsi lain :  
·         Untuk mengetahui profil gen/resiko penyakit 5-10 tahun ke depan .
·         Membuat pertahanan tubuh alami untuk melawan penyakit sehingga bisa memperpanjang usia .

Alasan :
Pilihan ketiga menurut kami adalah anti aging, alasan kami menyukai anti aging ini adalah karena alat ini memberi banyak manfaat bagi orang-orang karena tidak hanya anti penuaan , alat ini juga bisa memprediksi resiko penyakit yang mungkin akan kita derita beberapa tahun ke depan sehingga kita bisa memberi pencegahan atau mempersiapkan diri . serta alat ini juga bisa memberikan antibody alami untuk melawan berbagai macam penyakit , sehingga bisa memperpanjang umur . sekarang siapa yang tidak mau hidup lama sampai memiliki anak cucu , hingga cicit , melihat orang-orang terkasih bahagia selama yang kita mampu serta menikmati hidup ini lebih lama , di sinilah mengapa alat ini memberi manfaat bagi penggunanya .

Mungkinkah bisa di terapkan di indonesia ?
Menurut kami mungkin saja anti aging ini di terapkan di indonesia karena dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi saat ini anti aging ini mungkin bisa di terapkan indonesia juga ,tentu saja dengan kerja sama yang jujur dan adil antara pemerintahan dan rakyat indonesia serta para ilmuwan indonesia yang di harapkan bisa ikut mengembangkan anti aging ini . tetapi anti aging ini pasti akan memiliki pro dan kontra dari masyarakat indonesia karena mungkin tidak semua lapisan masyarakatnya bisa menjadi pengguna anti aging ini , dan juga bila anti aging ini bisa memperpanjang usia seseorang maka bila rakyat indonesia banyak menggunakannya akan menurunkan angka kematian yang memang sebelum nya angka kematian ini rendah di indonesia malah akan menjadi lebih rendah lagi  dengan tidak di imbangi dengan meningkatnya angka kelahiran sehingga menyebabkan meledakanya jumlah penduduk indonesia ,hingga berdampak pada kesulitan untuk mencapai kesejahteraan bagi rakyat indonesia .


KESIMPULAN :
Dari ketiga penemuan hebat di atas menurut kami semua memungkinkan untuk di terapkan di indonesia , tetapi yang paling signifikan adalah penemuan yang pertama kami pilih yaitu sling shot (water purifer ) karena Air merupakan sumber kehidupan,dimana ada air di situlah adanya kehidupan , tapi bila air ini tidak bisa di pakai atau tidak layak pakai sama hal nya tidak ada air dan kehidupan pun bisa sulit atau bahkan tidak ada .saat ini sebagaimana yang kita ketahui di indonesia sumber air sudah banyak tidak layak pakai karena sudah tercemar oleh sampah ,limbah pabrik , limbah rumah tangga dll ,terutama di kota-kota besar seperti jakarta, belum lagi bila musim kemarau tiba di desa-desa kecil atau di daerah-daera saat air sungai yang sudah tercemari sumber mata air bersih kering , dan tidak punya pilihan selain memakai air yang sudah tercemar itu untuk di pakai sebagai kebutuhan sehari-hari,disinilah mengapa  sling shot ini sangat berguna bagi seluruh rakyat di indonesia sehingga penemuan ini sangat bermanfaat dan sangat signifikan untuk di terapkan di indonesia .

Nama : Neneng komariah,Ika Yulisa ,Zaura Zahra ,Lia Mulidiawati,Rosnida Amalia,Fina Nugraha
kelas : 1pa10
dosen : Clara

Tugas softskill ALDEHONG



ALDEHONG
1.     Judul : ALDEHONG (alat deteksi orang berbohong)
2.    Karya ini dibuat oleh Ika Yulisa ,Fina, Neneng, Lia, Rosnida, Zaura .
3.    Yang terlibat dalam penciptaan karya kreatif kami, yaitu : masyarakat, forum pindidikan,
kepolisian,pemerintah,perusahaan.
4.    Peran dan manfaat bagi mereka :
·         Masyarakat(sbg pendukung terciptanya alat ini )
manfaat : Alat ini akan berguna bagi masyarakat umum,untuk mendeteksi kebohongan orang disekitar yang mungkin merugikan baik ke warga maupun orang lain.
·         Kepolisian (mengawasi penggunaan alat ini agar tidak di salah gunakan ) manfaat :Sebagai alat untuk memastikan dan mendeteksi apabila ada kebohongan yang terkait kriminalitas bagi pelaku kejahatan.
·         Perusahaan (pendukung)                                                  
Manfaat :Sebagai alat yang dapat digunakan dalam perusahaan Untuk mendeteksi adanya ketidak aturan dalam dunia kerja bisa digunakan untuk karyawan ,atasan ,bawahan  bahkan klien kerja.
·         Pemerintahan (pendukung )
Manfaat :Dalam pemerintahan alat ini bisa digunakan untuk mendeteksi tindakan yang mungkin merugikan orang banyak atau negara,bisa digunakan oleh KPK untuk  mendeteksi tindakan korupsi dan kebohongan  kebohongan yang terjadi di pemerintahan.
·         Pendidikan ( di harapkan bisa membantu dalam mengembangkan alat ini dan sbg pendukung penggunaan alat ini )
Manfaat :Alat ini akan berguna bagi pengajar maupun pelajar dalam proses belajar mengajar baik disekolah-sekolah maupun perguruan tinggi tentunya untuk mendeteksi  kebohongan.
5.    Target karya kreatif ini di peruntukkan : semua kalangan tanpa batasan usia dan status sosial/ semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali  .
6.    Motivasi kelompok kami dalam menciptakan karya kreatif ini, karena alat ini akan mungkin sangat membantu  dalam memecahkan suatu masalah dalam kehidupan sehari-hari kita. Dan sangat membantu kita yang membutuhkan bantuan jika memang posisi kita sudah terdesak dan ingin tahu keadaan yang sebenarnya.
7.    Dampak positifnya, yaitu membuat orang lebih jujur akan perbuatannya
8.    Prediksi ke depan untuk karya kami adalah membuat manusia jadi lebih baik dan lebih jujur dalam melakukan perbuatan apapun, sehingga negara bisa menjadi lebih aman ,damai dan bebas korupsi .
9.    Yang mendukung gagalnya implementasi dari produk tersebut adalah cara pembuatan dan cara memanfaatkan alat tersebut.
10. Cara mengantisipasi kegagalan alat tersebut dengan cara tidak memberikan alat tersebut kepada pihak yang berwenang agar tidak di salah gunakan oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab.
11.   Proses terwujudnya karya kreatif tersebut ,langkahnya sebagai berikut :
Komponen yang dibutuhkan adalah :

1. Transistor Tipe NPN >> dalam proyek percobaan menggunakan seri TR BC547
2. 2 buah resistor 1 M ohm
3. Resistor 10 K ohm
4. Resistor 47K ohm
5. Resistor 470 ohm
6. Capasitor keramik 100 nF
7.Trimpot/PotensiometerVR50K

Inti pada rangkaian alat pendeteksi orang berbohong ini adalah tiga buah
Transistor Tipe NPN dan rangkaian R,C ( resistor dan capasitor ) sebagai  komponen pasifnya untuk resistensi yang terjadi pada probe ujung jari.

 
Prinsip kerjanya sangat sederhana yaitu jari merupakan daerah yang paling berpori dalam tubuh dan sangat sensitif untuk dilakukan pengukuran pada nilai resistansi yang terjadi akibat tekanan yang dialami oleh seorang yang akan kita deteksi dengan perubahan nilai resistansi yang di akibatkan oleh keringat. Semakin orang yang kita deteksi berkeringat dan takut akan kesalahannya indicator led 2 akan menyala merah dan itu merupakan suatu kejanggalan dan orang tersebut dapat dikatakan bersalah.


 
Alat ini tidak sepenuhnya memberikan respon 100 % keakuratan dalam penilaian kebenaran sebenarnya namun paling tidak bisa membantu kita dalam memecahkan masalah dan layak untuk di coba untuk menambah ilmu dalam dunia elektronika dan kehidupan sehari hari. Sebagai tips agar alat ini bekerja dengan baik berikan pertanyaan - pertanyaan yang dapat menimbulkan efek calon terdakwa dapat tertekan dan berkeringat, gunakan nada keras saat melakukan interogasi. Untuk menyetel tingkat kepekaan alat ini putar trimpot atau potensiometer VR 50 K sesuai kebutuhan anda.



Terima kasih kepada  www.eyuana.com yang memberi kami inspirasi dan menjadi sumber dalam tugas softskill ini.

Nama  Kelompok : Neneng Komariah,Lia Mulidiawati,Rosnida amalia ,Fina Nugraha,Zaura Zahra,Ika Yulisa
Kelas : 1pa10
Dosen : Clara 
 

Hello, this is my blog Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang