1.Ibu Bekerja & Dampaknya bagi Perkembangan Anak .
Salah satu dampak krisis moneter adalah bertambahnya kebutuhan yang
tidak dapat terpenuhi karena semakin mahalnya harga-harga. Untuk
memenuhi kebutuhan tersebut salah satu caranya adalah menambah
penghasilan keluarga .Akhirnya kalau biasanya hanya ayah yang bekerja
sekarang ibupun ikut bekerja.
Ibu yang ikut bekerja mempunyai banyak pilihan. Ada ibu yang memilih
bekerja di rumah dan ada ibu yang memilih bekerja di luar rumah. Jika
ibu memilih bekerja di luar rumah maka ibu harus pandai-pandai mengatur
waktu untuk keluarga karena pada hakekatnya seorang ibu mempunyai tugas
utama yaitu mengatur urusan rumah tangga termasuk mengawasi, mengatur
dan membimbing anak-anak. Apalagi jika ibu mempunyai anak yang masih
kecil atau balita maka seorang ibu harus tahu betul bagaimana mengatur
waktu dengan bijaksana. Seorang anak usia 0-5 tahun masih sangat
tergantung dengan ibunya. Karena anak usia 0-5 tahun belum dapat
melakukan tugas pribadinya seperti makan, mandi, belajar, dan
sebagainya. Mereka masih perlu bantuan dari orang tua dalam melakukan
pekerjaan-pekerjaan tersebut. Bila anak itu dititipkan pada seorang
pembantu maka orang tua atau khususnya ibu harus tahu betul bahwa
pembantu tersebut mampu membimbing dan membantu anak-anak dalam
melakukan pekerjaannya. Kalau pembantu ternyata tidak dapat melakukannya
maka anak-anak yang akan menderita kerugian.
Pembentukan kepribadian seorang anak dimulai ketika anak berusia 0-5
tahun. Anak akan belajar dari orang-orang dan lingkungan sekitarnya
tentang hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang di sekitarnya. Anak yang
berada di lingkungan orang-orang yang sering marah, memukul, dan
melakukan tindakan kekerasan lainnya, anak tersebut juga akan bertumbuh
menjadi pribadi yang keras. Untuk itu ibu atau orang tua harus bijaksana
dalam menitipkan anak sewaktu orang tua bekerja.
Kadang-kadang hanya karena lingkungan yang kurang mendukung sewaktu anak masih kecil akan mengakibatkan dampak yang negatif bagi pertumbuhan kepribadian anak pada usia selanjutnya. Seperti kasus-kasus kenakalan remaja, keterlibatan anak dalam dunia narkoba, dan sebagainya bisa jadi karena pembentukan kepribadian di masa kanak-kanak yang tidak terbentuk dengan baik.
Untuk itu maka ibu yang bekerja di luar rumah harus bijaksana
mengatur waktu. Bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga memang sangat
mulia, tetapi tetap harus diingat bahwa tugas utama seorang ibu adalah
mengatur rumah tangga. Ibu yang harus berangkat bekerja pagi hari dan
pulang pada sore hari tetap harus meluangkan waktu untuk berkomunikasi,
bercanda, memeriksa tugas-tugas sekolahnya meskipun ibu sangat capek
setelah seharian bekerja di luar rumah. Tetapi pengorbanan tersebut akan
menjadi suatu kebahagiaan jika melihat anak-anaknya bertumbuh menjadi
pribadi yang kuat dan stabil.Sedangkan untuk ibu yang bekerja di dalam rumahpun tetap harus mampu mengatur waktu dengan bijaksana.
Tetapi tugas tersebut tentunya bukan hanya tugas ibu saja tetapi ayah
juga harus ikut menolong ibu untuk melakukan tugas-tugas rumah tangga
sehingga keutuhan dan keharmonisan rumah tanggapun akan tetap terjaga
dengan baik.
ANALISIS :
- Mengapa artikel tentang “ibu bekerja dan dampak tehadaap perkembangan anak “ menjadi kreatif menurut kelompok kami ?
Karena ,saat ini banyak sekali ibu-ibu yang bekerja dan sering
mengabaikan perkembangan anak-anak mereka sedangkan anak-anak sangat
membutuhkan ibunya pada masa-masa perkembangan mereka , dan artikel ini
bisa menjelaskan dampaknya bagi anak-anak mereka diharapkan kepada calon
ibu atau yang telah menjadi ibu untuk mementingkan anak-anak mereka
dibandingkan materi .
- Bagaimana prospek jangka panjangnya,apakah akan bisa terus berkembang?
Prospek jangka panjang dari artikel ini sangat bagus dan bisa terus
berkembang jika artikel ini di jalani secara serius sehingga tidak
menjadi artikel yang hanya di baca lalu di tinggalkan , dengan cara
mengadakan penyuluhan ,seminar , memasang iklan di media mengenai dampak
yang akan terjadi apabila ibu sibuk bekerja tanpa memperhatikan
anak-anak mereka.
- Tantangan yang dihadapi untuk pengembangan produk /jasa untuk ditawarkan ?
Tantanganya adalah masalah kebutuhan akan materi /finansial yang
tidak bisa di penuhi oleh laki-laki sebagai kepala rumah tangga yang
memaksa ibu-ibu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka hingga
anak-anak menjadi korban dan tantangan lainnya adalah gaya hidup para
wanita modern yang menuntut mereka untuk memenuhi kebutuhan akan gaya
hidup mereka dengan mencari uang sebanyak-banyaknya hingga mereka lupa
bahwa ada anak mereka yang juga sangat membutuhkan mereka .
- Kenakalan remaja
Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal
dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya, baik pada saat
remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Masa kanak-kanak dan masa remaja
berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan
emosi yang begitu cepat. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan
wujud dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada
masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. Seringkali didapati bahwa
ada trauma dalam masa lalunya, perlakuan kasar dan tidak menyenangkan
dari lingkungannya, maupun trauma terhadap kondisi lingkungan, seperti
kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri, dan sebagainya.
Mengatasi kenakalan remaja, berarti menata kembali emosi remaja yang
tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan mereka rusak karena merasa
ditolak oleh keluarga, orang tua, teman-teman, maupun lingkungannya
sejak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja tersebut.
Trauma-trauma dalam hidupnya harus diselesaikan, konflik-konflik
psikologis yang menggantung harus diselesaikan, dan mereka harus diberi
lingkungan yang berbeda dari lingkungan sebelumnya. Pertanyaannya :
tugas siapa itu semua ? Orang tua-kah ? Sedangkan orang tua sudah
terlalu pusing memikirkan masalah pekerjaan dan beban hidup lainnya.
Saudaranya-kah ? Mereka juga punya masalah sendiri, bahkan mungkin
mereka juga memiliki masalah yang sama. Pemerintah-kah ? Atau siapa ?
Tidak gampang untuk menjawabnya. Tetapi, memberikan lingkungan yang baik
sejak dini, disertai pemahaman akan perkembangan anak-anak kita dengan
baik, akan banyak membantu mengurangi kenakalan remaja. Minimal tidak
menambah jumlah kasus yang ada.
ANALISIS :
- Mengapa artikel tentang “kenakalan remaja “ menjadi kreatif menurut kelompok kami ?
Artikel ini kreatif menurut kami karena memuat artikel yang berisi
sebab dan akibat kenakalan remaja dari sudut pandang psikologi ,dalam
artikel ini menjelaskan bahwa tidak semua nya kenakalan remaja ini murni
kesalahan remaja itu sendiri .menjelaskan pentingnya lingkungan dan
pola asuh terhadap anak agar tidak mengalami kenakalan remaja yang saat
ini sangat banyak terjadi tidak hanya di indonesia saja bahkan di
seluruh belahan dunia .dan artikel ini sangat bermanfaat bagi para orang
tua dan remaja sekalipun .
- Bagaimana prospek jangka panjangnya,apakah akan bisa terus berkembang?
Sama hal nya dengan artikel yang pertama ,artikel ini juga memiliki
prospek yang sangat bagus dan menguntungkan untuk kedepannya karena para
generasi-generasi penerus bangsa adalah para remaja dan anak-anak
sekarang , bila meraka tidak menjadi remaja yang baik dan berguna bagi
bangsa bagaimana nasib bangsa ini kedepannya?
- Tantangan yang dihadapi untuk pengembangan produk /jasa untuk ditawarkan ?
Tantangan nya tentu saja para orang tua yang keras kepala yang tidak
percaya akan hal seperti ini , mereka tetap pada prinsip mereka dalam
mendidik anak-anak mereka yang kadang salah dan berakibat pada kenakalan
remaja . dan tantangan lainnnya adalah kurangnya pengetahuan orang tua
dalam mendidik anak dengan benar hingga tidak mempercayai akan apa yang
telah di papar pada artikel diatas,dan para remaja kurang mendekatkan
diri pada Tuhan yang Maha Esa .
3.Stres dan Penanggulangannya
Hidup manusia ditandai oleh usaha-usaha pemenuhan kebutuhan, baik fisik, mental-emosional, material maupun spiritual. Bila kebutuhan dapat dipenuhi dengan baik, berarti tercapai keseimbangan dan kepuasan. Tetapi pada kenyataannya seringkali usaha pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut mendapat banyak rintangan dan hambatan.
Hidup manusia ditandai oleh usaha-usaha pemenuhan kebutuhan, baik fisik, mental-emosional, material maupun spiritual. Bila kebutuhan dapat dipenuhi dengan baik, berarti tercapai keseimbangan dan kepuasan. Tetapi pada kenyataannya seringkali usaha pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut mendapat banyak rintangan dan hambatan.
Tekanan-tekanan dan kesulitan-kesulitan hidup ini sering membawa
manusia berada dalam keadaan stress. Stress dapat dialami oleh segala
lapisan umur.
Stress dapat bersifat fisik, biologis dan psikologis. Kuman-kuman
penyakit yang menyerang tubuh manusia menimbulkan stress biologis yang
menimbulkan berbagai reaksi pertahanan tubuh. Sedangkan stress
psikologis dapat bersumber dari beberapa hal yang dapat menimbulkan
gangguan rasa sejahtera dan keseimbangan hidup.
SUMBER STRESS
Sumber stress dapat digolongkan dalam bentuk-bentuk:
- Krisis
Krisis adalah perubahan/peristiwa yang timbul mendadak dan
menggoncangkan keseimbangan seseorang diluar jangkauan daya penyesuaian
sehari-hari. Misalnya: krisis di bidang usaha, hubungan keluarga dan
sebagainya.
- Frutrasi
Frustrasi adaah kegagalan dalam usaha pemuasan
kebutuhan-kebutuhan/dorongan naluri, sehingga timbul kekecewaan.
Frutrasi timbul bila niat atau usaha seseorang terhalang oleh
rintangan-rintangan (dari luar: kelaparan, kemarau, kematian, dan
sebagainya dan dari dalam: lelah, cacat mental, rasa rendah diri dan
sebagainya) yang menghambat kemajuan suatu cita-cita yang hendak
dicapainya.
- Konflik
Konflik adalah pertentangan antara 2 keinginan/dorongan yaitu antara
kekuatan dorongan naluri dan kekuatan yang mengenalikan
dorongan-dorongan naluri tersebut.
- Tekanan
Stress dapat ditimbulkan tekanan yang berhubungan dengan tanggung
jawab yang besar yang harus ditanggungnya. (Dari dalam diri sendiri:
cita-cita, kepala keluarga, dan sebagainya dan dari luar: istri yang
terlalu menuntut, orangtua yang menginginkan anaknya berprestasi).
AKIBAT STRESS
Akibat stress tergantung dari reaksi seseorang terhadap stress.
Umumnya stress yang berlarut-larut menimbulkan perasaan cemas, takut,
tertekan, kehilangan rasa aman, harga diri terancam, gelisah, keluar
keringat dingin, jantung sering berdebar-debar, pusing, sulit atau suka
makan dan sulit tidur). Kecemasan yang berat dan berlangsung lama akan
menurunkan kemampuan dan efisiensi seseorang dalam menjalankan
fungsi-fungsi hidupnya dan pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai
macam gangguan jiwa.
REAKSI TERHADAP STRESS
Reaksi seseorang terhadap stress berbeda-beda tergantung dari:
1. Tingkat kedewasaan kepribadian
2. Pendidikan dan pengalaman hidup seseorang
1. Tingkat kedewasaan kepribadian
2. Pendidikan dan pengalaman hidup seseorang
Reaksi psikologis yang mungkin timbul dalam menghadapi stress:
1. menghadapi langsung dengan segala resikonya.
2. menarik diri dan tak tahu menahu tentang persoalan yang dihadapinya/lari dari kenyataan.
3. menggunakan mekanisme pertahanan diri.
1. menghadapi langsung dengan segala resikonya.
2. menarik diri dan tak tahu menahu tentang persoalan yang dihadapinya/lari dari kenyataan.
3. menggunakan mekanisme pertahanan diri.
PENANGGULANGAN STRESS
- Mengenal dan menyadari sumber-sumber stress.
- Membina kedewasaan kepribadian melalui pendidikan dan pengalaman hidup.
- Mengembangan hidup sehat. Antara lain dengan cara: merasa cukup dengan apa yang dimilikinya, tidak tergesa-gesa ingin mencapai keinginannya, menyadari perbedaan antara keinginan dan kebutuhan, dan sebagian.
- Mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk segala sesuatu yang terjadi dengan tetap beriman kepadaNYa.
- Minta bimbingan kepada sahabat dekat, orang-orang yang lebih dewasa, psikolog, orang yang dewasa rohaninya, dan sebagainya).
- Hindarkan sikap-sikap negatif antara lain: memberontak terhadap keadaan, sikap apatis, marah-marah. Hal-hal tersebut tidak menyelesaikan masalah tetapi justru membuka masalah baru.
ANALISIS :
- Mengapa artikel tentang “stress dan penanggulangannya“ menjadi kreatif menurut kelompok kami ?
Yang menjadikan artikel ini menarik dan kreatif adalah artikel ini
berisi hal yang sangat rentan terjadi pada manusia normal,masalah hidup
sering sekali membuat seseorang kehilangan dirinya sendiri ,keputusasaan
hingga menyebabkan orang bunuh diri karena tidak bisa menanggulangi
stress /tekanan yang terjadi pada dirinya ,maka dari itu stress harus di
tanggulangi dengan benar agar bisa diatasi dan tidak merugikan diri
sendiri. didalam artikel ini telah di jelaskan sumber,dan cara
menanggulangi stress .
- Bagaimana prospek jangka panjangnya,apakah akan bisa terus berkembang?
Artikel ini sangat berguna bagi semua orang , karena hampir semua
orang pernah mengalami stress baik itu stress ringan maupun yang berat
sekalipun,adapun cara-cara yang telah di jelaskan diatas bisa kita coba
untuk mengurangi stress yang kita alami ,hingga artikel ini sangat
bermanfaat bagi semua pembacannya
- Tantangan yang dihadapi untuk pengembangan produk /jasa untuk ditawarkan ?
Tantanganya adalah tidak semua orang bisa menyadari bahwa dirinya
sedang stress hingga mengabaikan artikel-artikel yang berhubungan dengan
stress ,dan tidak semua orang pula tahu penyebab stress mereka apa.
Tantangan lainnya adalah orang kadang salah mengartikan kata “stress”
,kebanyakan orang awam menganggapnya sebagai masalah ringan, hingga
membuat mereka tidak tertarik untuk mendalami dan mempelajari gejala dan
cara menanggulanginya ,padahal bila stress ini tidak di tanggulangi
secara cepat dan benar bisa menyebabkan gangguan jiwa lainnya bahkan
bisa menyebabkan kematian dan kecemasan yang berkepanjangan.
Referensi artikel dari : http://www.angelfire.com/mt/matrixs/psikologi.htm
Nama Kelompok : Neneng Komariah,Ika Yulisa,Lia Mulidiawati,Zaura Zahra,Rosnida Amalia,Fina
Kelas :1pa10
NPM : 17514891



Bogor
